IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PUBLIK DALAM PEMBERDAYAANUMKM PEDAGANG TANAMAN HIAS DI JAKARTA TIMUR: STUDIKASUS PERATURAN DAERAH DKI JAKARTA NOMOR 2 TAHUN 2018
Abstrak
ABSTRACT
This study is motivated by the importance of implementing Jakarta Provincial Regulation Number 2 of 2018 in empowering Micro, Small, and Medium Enterprises, particularly ornamental plant traders in East Jakarta, who play an economic role while also having the potential to support urban greening. This study aims to analyze policy implementation, identify supporting and inhibiting factors, and examine the relationship between the empowerment of ornamental plant traders and urban greening efforts. The study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, observation, and documentation. The research informants consisted of representatives of the Regional Regulation Formation Agency of the Jakarta Provincial Legislative Council, the East Jakarta Sub-Department of Industry, Trade, Cooperatives, Small and Medium Enterprises, the East Jakarta Sub-Department of Parks and Urban Forests, and ornamental plant traders. The findings indicate that the policy has been implemented through business development, training, business mentoring, legal facilitation, access to capital, marketing support, and business location management. However, implementation has not been fully optimal due to limited business space, unequal access to empowerment programs, limited information and resources, and insufficient inter-agency coordination. Policy implementation is also influenced by relations of authority, interests, coordination, oversight, and actor participation. The study concludes that stronger cross-sectoral coordination, more equitable access to empowerment programs, increased trader participation, and integration between economic empowerment and urban greening are necessary to improve policy effectiveness.
Keywords: Implementation of DKI Jakarta Regional Regulation Number 2 of 2018, empowerment of ornamental plant traders UMKM, public policy.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2018 dalam pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, khususnya pedagang tanaman hias di Jakarta Timur yang memiliki peran ekonomi sekaligus berpotensi mendukung penghijauan lingkungan perkotaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menganalisis keterkaitan pemberdayaan pedagang tanaman hias dengan upaya penghijauan kota. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi BAPEMPERDA DPRD Provinsi DKI Jakarta, Suku Dinas PPKUKM Jakarta Timur, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, serta pedagang tanaman hias. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah dilaksanakan melalui pembinaan, pelatihan, pendampingan usaha, fasilitasi legalitas, permodalan, pemasaran, serta penataan lokasi usaha. Namun, implementasi belum sepenuhnya optimal karena masih menghadapi keterbatasan lahan, pemerataan akses program, informasi, sumber daya, dan koordinasi antarinstansi. Implementasi kebijakan juga dipengaruhi oleh relasi kewenangan, kepentingan, koordinasi, pengawasan, dan partisipasi aktor. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan koordinasi lintas sektor, pemerataan akses program, peningkatan partisipasi pedagang, dan integrasi pemberdayaan ekonomi dengan agenda penghijauan diperlukan untuk meningkatkan efektivitas kebijakan.
Kata Kunci: Implementasi Perda DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2018, pemberdayaan UMKM pedagang tanaman hias, kebijakan publik.
