K-POP SEBAGAI INSTRUMEN POLITIK LUAR NEGERI KOREA SELATAN: STUDI KASUS STRATEGI SOFT POWER TERHADAP GENERASI Z DI JAKARTA PUSAT

Authors

  • Intan Safitri Author
  • Nur Azizah Author

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini menyoroti bagaimana Korean Pop (K-Pop) dimanfaatkan sebagai instrumen soft

power dalam politik luar negeri Korea Selatan dengan fokus pada Generasi Z di Jakarta Pusat.

Teori yang digunakan adalah teori soft power yang dikemukakan Joseph S. Nye, yaitu

kemampuan suatu negara memengaruhi pihak lain melalui daya tarik, bukan paksaan. Dalam

penelitian ini, K-Pop diposisikan sebagai instrumen diplomasi publik Korea Selatan untuk

membangun citra positif, memperluas pengaruh politik, dan menarik simpati generasi muda

secara sukarela. Melalui pendekatan kualitatif studi kasus dan wawancara mendalam dengan

penggemar K-Pop dari Generasi Z serta perwakilan Korea Foundation Jakarta, hasil penelitian

menunjukkan bahwa K-Pop tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga memengaruhi

ketertarikan terhadap bahasa, budaya, dan sistem pendidikan Korea Selatan. K-Pop terbukti

menjadi pintu masuk yang efektif bagi diplomasi budaya, membangun kedekatan emosional,

serta pemahaman lintas budaya yang mendorong penguatan hubungan bilateral. Kekuatan daya

tarik yang ditawarkan K-Pop menunjukkan bahwa politik luar negeri tidak selalu harus

ditempuh melalui jalur formal seperti diplomasi antar aktor negara, tetapi juga dapat dibangun

melalui hubungan sosial dan budaya yang menyentuh akar masyarakat. Pendekatan ini menjadi

relevan di era globalisasi, di mana pengaruh budaya populer mampu menciptakan kedekatan

emosional yang melampaui batas geografis dan politik. Pemanfaatan K-Pop sebagai jembatan

interaksi, Korea Selatan berhasil menanamkan nilai, citra, dan kepentingan nasionalnya

melalui cara yang lebih halus namun efektif, sehingga memperkuat posisi negara tersebut di

panggung internasional tanpa harus mengandalkan kekuatan militer atau tekanan ekonomi.

Penelitian ini menegaskan peran K-Pop sebagai strategi soft power yang relevan dalam

hubungan internasional modern, khususnya dalam konteks diplomasi publik dan keterlibatan

generasi muda di era globalisasi budaya.

Author Biographies

  • Intan Safitri

    Mahasiswi Prodi Ilmu Politik FISIP Universitas Bung 2021-2025

  • Nur Azizah

    Dosen Ilmu Politik FISIP Universitas Bung Karno 

Published

2026-02-25